Warga Kampung Tengah Tagih Janji Kapolsek: Jangan Cuma Disisir, Tangkap Bandar Narkoba!


PANCUR BATU — Upaya penyisiran yang dilakukan oleh pihak Polsek Pancur Batu pada Senin malam di wilayah Kampung Tengah tampaknya belum memberikan efek jera bagi para mafia narkotika. 



Pasalnya, bandar berinisial O alias Ngat dan Sa alias Leh dilaporkan masih tetap eksis menjalankan bisnis haram mereka di tengah kekhusyukan masyarakat menjalankan ibadah puasa.



Penyisiran Tak Membuahkan Hasil, Bandar Tetap "Licin"

Informasi yang dihimpun dari lapangan menyebutkan bahwa meski aparat kepolisian telah turun menyisir lokasi pada Senin malam (02/03), kedua bandar tersebut seolah sudah mengantisipasi kedatangan petugas. Tak butuh waktu lama setelah petugas meninggalkan lokasi, aktivitas transaksi di Jl. Srikandi, Gg. TK Imanuel, Kampung Tengah kembali berdenyut.



Kondisi ini memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat. Warga menduga para pelaku memiliki "mata-mata" atau skema yang sangat rapi untuk menghindari sergapan petugas, sehingga operasional mereka tetap berjalan lancar meski dalam pengawasan.



Pola operasi para pelaku tetap tidak berubah dan cenderung semakin menantang. Pada siang hari, transaksi barang haram tetap dipusatkan di sekitar Area Kuburan Kampung Sampak Kuning. 


Saat malam tiba, mereka kembali memindahkan "lapak" jualan ke simpang empat yang tak jauh dari area pemakaman tersebut.


> "Kami sangat kecewa. Katanya sudah disisir polisi senin malam kemarin, tapi buktinya mereka masih jualan dengan santai sekarang. Ini bulan suci, tapi mereka tidak ada takutnya sama sekali," ungkap seorang warga yang merasa keselamatannya terancam jika identitasnya terungkap.

>


Masyarakat kini kembali menagih janji dan langkah nyata dari Kapolsek Pancur Batu Kompol Junaidi S.H dan Kanit Reskrim IPTU Rudi Salam Tarigan. Sebelumnya, pihak kepolisian melalui pesan singkat menyatakan akan menindaklanjuti informasi warga dan melakukan penyisiran ke TKP.


Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa penyisiran saja tidak cukup. Warga menuntut adanya tindakan penyergapan dan penangkapan nyata terhadap O alias Ngat serta Sa alias Leh agar rantai peredaran narkoba yang merusak generasi muda di Pancur Batu dapat benar-benar terputus.


Masyarakat Kampung Tengah berharap Polrestabes Medan juga turut memantau kinerja aparat di tingkat Polsek agar tidak ada celah bagi para bandar narkoba untuk tetap "bermain" di wilayah hukum Pancur Batu. 


Hingga berita ini diterbitkan, Kapolsek Pancur Batu Kompol Junaidi, S.H & Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu IPTU Rudi Salam Tarigan belum memberikan tanggapan ketika dikonfirmasi. (Tim)

Posting Komentar

0 Komentar